Before After Longsor Dahsyat yang Menerjang 30 Rumah di Cisarua | Info Giok4D

Posted on

Duka sedang menyelimuti Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana longsor pagi tadi menerjang, hingga menimbulkan korban jiwa.

Longsor di Kampung Pasir Kuning itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Di saat warga sedang terlelap dalam tidurnya, bencana alam tak bisa mereka hindari bahkan untuk bergegas menyelamatkan diri.

Berdasarkan laporan Tim SAR Gabungan, hingga pukul 12.30 WIB, 8 orang sudah dinyatakan meninggal dunia. Sebanyak 82 orang lainnya masih dalam pencarian, 23 selamat dengan 113 jiwa dari 34 KK ikut terdampak.

Berdasarkan penelusuran infoJabar menggunakan citra satelit Google Maps, longsor terjadi di wilayah perkampungan. Akses jalan di sana juga terbatas yang hanya bisa muat satu unit mobil untuk melaluinya.

Dari penampakan citra satelit, suasana perkampungan di sana begitu asri. Gambar yang direkam pada November 2022 itu menunjukkan rumah-rumah warga dengan landscap perbukitan yang hijau tepat di area kaki Gunung Burangrang.

Namun siapa sangka, wilayah yang begitu memanjakkan mata ini seketika berubah setelah bencana datang menerjang. Tercatat, 30 rumah warga rata dengan tanah saat mereka sedang terlelap dalam tidurnya.

Berdasarkan video yang beredar, material longsor bercampur air yang berubah menjadi lumpur itu sudah menimbun pemukiman warga di Kampung Pasir Kuning, Cisarua. Bahkan menurut pengakuan warga sekitar, longsor datang menerjang seperti gempa karena menimbulkan suara gemuruh yang disertai tanah bergetar.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail sudah meninjau langsung lokasi longsor dan posko pengungsian di Kantor Desa Pasirlangu. Jeje memastikan pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana.

“Hari ini kita tetapkan status tanggap darurat bencana karena korbannya cukup banyak,” kata Jeje saat ditemui di lokasi.

Jeje meminta tim SAR gabungan untuk tetap mengedepankan keselamatan dalam proses evakuasi korban, mengingat cuaca ekstrem masih membayangi wilayah tersebut.

“Kondisinya sedang hujan, tadi satu jenazah berhasil dievakuasi. Saya ingatkan, jika hujan turun, proses pencarian harus dihentikan sementara demi keselamatan petugas,” tegas Jeje.

“Posko pengungsian dipusatkan di kantor desa, sedangkan korban luka sudah dilarikan ke puskesmas. Saya menyampaikan dukacita mendalam atas musibah ini,” pungkasnya.

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi infojabar

Status Tanggap Darurat

Sorot Jabar

Duka Lara di Cisarua

Modifikasi Cuaca Disiapkan di Hari Kedua Evakuasi Korban Longsor Cisarua

TNI Telusuri Kabar 23 Prajurit Jadi Korban Longsor Cisarua


Jeje meminta tim SAR gabungan untuk tetap mengedepankan keselamatan dalam proses evakuasi korban, mengingat cuaca ekstrem masih membayangi wilayah tersebut.

“Kondisinya sedang hujan, tadi satu jenazah berhasil dievakuasi. Saya ingatkan, jika hujan turun, proses pencarian harus dihentikan sementara demi keselamatan petugas,” tegas Jeje.

“Posko pengungsian dipusatkan di kantor desa, sedangkan korban luka sudah dilarikan ke puskesmas. Saya menyampaikan dukacita mendalam atas musibah ini,” pungkasnya.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.