Persib Bandung tak sekadar memenangi laga kontra rival abadi, Persija Jakarta. Kemenangan ini sekaligus menegaskan status Maung Bandung sebagai penguasa putaran pertama Liga 1 2025/26.
Luapan emosi dan kebanggaan menyelimuti penggawa Maung Bandung usai unggul tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Laga klasik ini terasa spesial karena bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan gengsi di puncak klasemen.
Bek asal Brasil, Julio Cesar, mengapresiasi dukungan masif Bobotoh yang memadati stadion tanpa henti. Melalui unggahannya, Julio menyebut atmosfer GBLA menjadi energi tambahan bagi tim. “Terima kasih atas dukungannya,” tulis Julio.
Kapten tim Marc Klok turut merayakan keberhasilan Persib finis sebagai juara paruh musim. Melalui media sosial, Klok menuliskan kata “Tirisss” disertai emotikon es, sebuah seloroh khas Bandung yang merujuk pada dinginnya posisi puncak klasemen.
Senada dengan Klok, Eliano Reijnders menilai kemenangan ini terasa sangat manis. “Kemenangan yang asoi membawa kita kembali ke peringkat pertama,” ungkapnya.
Pencetak gol tunggal kemenangan, Beckham Putra, bersama Uilliam Barros dan Berguinho, kompak menyebut hasil ini sangat krusial bagi perjalanan tim. Meski menang besar di laga klasik, Berguinho mengingatkan tim untuk tetap membumi. “Kami dengan rendah hati terus mengejar tujuan kami,” tegasnya.
Sementara itu, Alfeandra Dewangga menyoroti soliditas tim di tengah tekanan tinggi pertandingan. “Bangga bisa berjuang bersama,” kata Dewangga singkat.
Pelatih Bojan Hodak turut larut dalam euforia. Ia menyebut duel Persib kontra Persija sebagai salah satu derby terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan atmosfer yang luar biasa.
“Derby terbesar di sepak bola Asia Tenggara. Atmosfer yang fantastis, terima kasih Bobotoh. Ini kenangan seumur hidup,” tutur Bojan.
Ragam komentar para penggawa ini mencerminkan bahwa kemenangan atas Persija bukan sekadar hasil di papan skor. Bagi Persib dan Bobotoh, hasil ini adalah penegasan dominasi, penutup manis putaran pertama, dan modal kepercayaan diri untuk menatap putaran kedua.
