Dini Hari Mencekam, Pabrik Makaroni di Ciamis Hangus Terbakar | Info Giok4D

Posted on

Dini hari yang tenang berubah mencekam di Dusun Cikatomas, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Sebuah rumah yang dijadikan pabrik makaroni hangus dilalap api saat warga tengah terlelap tidur, Selasa (6/1/2026) dini hari.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan permanen berukuran 10 x 15 meter tersebut. Warga sekitar baru menyadari kebakaran setelah mendengar suara letupan dari arah bangunan pabrik.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis Budi Rahmat membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, laporan diterima petugas sekitar pukul 03.15 WIB dari Kepala Dusun Cikatomas.

“Dugaan sementara, kebakaran berasal dari tungku penggorengan yang digunakan dalam aktivitas produksi makaroni,” kata Budi, Selasa (6/1/2026).

Bangunan yang terbakar diketahui milik Herman Taufik (35), seorang wiraswasta yang tinggal di Dusun Cikatomas, Desa Gunungsari. Api menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta isinya.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

“Taksiran kerugian mencapai Rp 200 juta,” ucapnya.

Mendapat laporan, UPTD Damkar Ciamis langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan lima personel. Petugas berangkat menuju lokasi pukul 03.17 WIB dan tiba sekitar 10 menit kemudian.

“Petugas langsung melakukan pemadaman dan pengamanan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” ujar Budi.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama mengingat api sudah membesar saat petugas tiba. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kejadian ini sempat membuat panik warga sekitar yang khawatir api merembet ke rumah lainnya.

Budi mengatakan, petugas pemadam kebakaran juga melakukan observasi menyeluruh di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.