Curug Landung menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Kuningan yang menawarkan sensasi panorama air terjun pegunungan. Berada di kawasan perbukitan yang masih asri, air terjun setinggi sekitar 30 meter ini mengalir deras di tengah rimbunnya vegetasi pegunungan.
Untuk mencapai area curug, pengunjung terlebih dahulu harus menuruni puluhan anak tangga dari pintu masuk. Jalur tersebut dilengkapi pagar pengaman di sisi tangga sehingga relatif aman dilalui. Suasana yang teduh, udara sejuk, serta panorama alam di sekelilingnya membuat perjalanan menuju lokasi terasa ringan meski harus berjalan menurun.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Sekitar delapan menit menuruni tangga, suara gemericik air mulai terdengar dari sela-sela bebatuan. Di titik ini, pengunjung kerap berhenti sejenak untuk membasuh wajah atau sekadar menikmati kejernihan aliran air. Tak jauh dari sana, aliran sungai yang jernih mengantarkan pandangan langsung ke Curug Landung yang menjulang di ujung jalur.
Mendekati area air terjun, cipratan air yang jatuh dari ketinggian langsung menyambut pengunjung dengan sensasi sejuk dan menyegarkan. Bebatuan besar di sekitar curug dimanfaatkan pengunjung untuk duduk bersantai, menikmati suasana, atau berfoto dengan latar belakang air terjun. Di bagian bawah curug, terdapat kolam dangkal yang kerap digunakan pengunjung untuk bermain air.
Pengelola Objek Wisata Curug Landung, Toto, mengatakan fasilitas pendukung telah disiapkan untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Tiket masuk dipatok Rp20 ribu per orang dan sudah termasuk biaya parkir.
“Toilet, tempat salat, dan area permainan tersedia. Untuk jalan menuju curug juga aman. Ketinggian curugnya sekitar 30 meter itu mata air asli pegunungan. Tiketnya Rp 20 ribu sudah termasuk masuk curug, parkir, dan spot foto,” tutur Toto belum lama ini.
Salah seorang pengunjung, Rofi (20), terlihat duduk santai di atas bebatuan besar yang menghadap langsung ke area air terjun. Meski baru pertama kali berkunjung, ia mengaku terkesan dengan panorama dan suasana di Curug Landung.
“Baru pertama kali ke sini. Tempatnya enak dan Curugnya bagus. Bisa buat foto-foto, kebetulan ke sini sengaja liburan. Asalnya dari Ciwaru ke Kuningan,” tutur Rofi.
Pengunjung lain, Jidan, juga merasakan hal serupa. Menurutnya, rasa lelah akibat berjalan menuruni anak tangga terbayarkan setelah tiba di area curug.
Curug yang eksotis dipadu dengan udara sejuk membuatnya betah berlama-lama. Ia menilai Curug Landung cocok dijadikan destinasi wisata, terutama saat libur Tahun Baru.
Curug Landung beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Curug Landung berlokasi di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Dari Kota Cirebon, pengunjung dapat menuju Jalan Raya Cirebon-Kuningan, lalu belok kiri ke Jalan Cirendang, dilanjutkan ke Jalan Cipari, kemudian belok kanan menuju Jalan Cigugur-Palutungan. Ikuti jalur tersebut hingga menemukan papan penunjuk arah menuju Curug Landung.
