Makanan merupakan kebutuhan utama manusia yang tak terpisahkan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Setiap hari, manusia memerlukan makanan untuk mengisi energi agar dapat menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari belajar, bekerja, serta melakukan aktivitas lainnya.
Selain memberikan energi, makanan yang dikonsumsi juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh, daya tahan tubuh, serta kebiasaan hidup dalam keseharian. Saat ini, pilihan makanan sudah mulai beragam, mulai dari makanan alami hingga makanan instan yang praktis dan mudah didapatkan.
Jenis-jenis makanan, seperti real food, processed food, dan ultra-processed food memiliki perbedaan, mulai dari cara pengolahan hingga dampak yang diberikan kepada tubuh. Perbedaan ketiga makanan tersebut dapat membantu untuk memilih makanan sehat, bergizi, dan baik untuk tubuh.
Real food merupakan jenis makanan yang memang berasal dari alam, seperti dari tumbuhan ataupun dari hewan. Real food hanya mengalami sedikit proses pengolahan, menggunakan bahan tambahan yang sedikit, atau tidak menggunakan bahan tambahan. Dengan proses pengolahan tersebut, makanan ini tidak mengalami banyak perubahan dan masih terasa seperti aslinya.
Beberapa contoh jenis makanan ini adalah buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan, kacang-kacangan, serta rempah-rempah segar.
Proses pengolahan yang minim membuat makanan ini mudah dicerna, diserap, hingga memberikan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Beberapa manfaat yang ditawarkan oleh real food adalah sebagai berikut:
1. Kaya akan nutrisi
Mengutip dari laman Nobull, pengolahan dapat membuat makanan kehilangan nutrisinya. Real food hanya mengalami sedikit proses pengolahan, sehingga memiliki banyak nutrisi yang baik tubuh, seperti vitamin dan mineral.
2. Rendah Gula
Manfaat selanjutnya yang ditawarkan dari makanan jenis ini adalah rendah gula, dikarenakan makanan ini memiliki kandungan gula alami dan tidak diberikan pemanis buatan yang tidak baik untuk kesehatan. Mengonsumsi makanan dengan pemanis buatan tidak baik untuk kesehatan, karena dapat menyebabkan obesitas hingga diabetes.
3. Tanpa Tambahan Bahan Kimia
Zat-zat kimia yang ditambahkan pada makanan, dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi terus menerus. Oleh sebab itu, makanan alami yang tidak ditambahkan bahan kimia, dapat menjadi salah satu pilihan makanan sehat untuk menu makan sehari-hari.
4. Kaya Akan Serat
Makanan real food, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, blackberry, dan berbagai sayur merupakan makanan dengan sumber serat yang tinggi dan tentunya baik untuk kesehatan tubuh.
Serat menawarkan manfaat berupa meningkatkan fungsi pencernaan, memberikan rasa kenyang lebih lama, mengelola berat badan, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kadar gula darah, serta membantu penyerapan nutrisi.
5. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit
Real food dapat menjadi pilihan makanan yang dikonsumsi untuk menjaga pola hidup sehat. Melansir Healthline, pola makan, seperti diet Mediterania, yang mengonsumsi makanan utuh dan tidak diolah, dapat membantu mengurangi risiko beberapa penyakit, seperti penyakit jantung dan diabetes.
Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dapat menjaga pola makan tetap seimbang serta menjaga kesehatan tubuh.
Processed food merupakan jenis makanan ataupun minuman yang diolah dan diubah dengan cara tertentu sebelum disajikan. Ada beberapa alasan makanan diproses, seperti untuk membuat makanan lebih awet, meningkatkan rasa, tekstur, penampilan, serta agar makanan aman untuk dikonsumsi.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Pengolahan makanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari fermentasi, pembekuan, pengalengan, pengeringan, penggorengan, dan masih banyak lagi.
Contoh-contoh processed food adalah susu yang dipasteurisasi untuk menghilangkan bakteri, makanan kalengan, makanan yang diberikan gula ataupun bumbu, dan berbagai makanan olahan lainnya.
Mengutip dari nutrition source, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dari processed food. Jenis makanan ini menawarkan kelebihan berikut:
Kelebihan:
1. Beberapa metode pengolahan, seperti pasteurisasi, pengeringan, serta memasak makanan atau minuman dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang berbahaya.
2. Beberapa produk yang telah diolah, dapat menghemat waktu untuk disiapkan serta lebih praktis.
3. Jenis makanan ini masih bisa memberikan nutrisi untuk tubuh, sebab meskipun makanan mengalami pengolahan, tetap ada beberapa nutrisi yang masih ada, seperti protein.
4. Selain nutrisi yang masih tersisa, makanan olahan juga dapat ditambahkan kandungan nutrisi, seperti vitamin B ataupun zat besi, agar baik untuk dikonsumsi.
Kekurangan:
1. Pada tingkat pengolahan tertentu, kandungan nutrisi pada makanan dapat hilang. Proses pengolahan makanan dengan pengeringan dapat menghilangkan kandungan nutrisi tertentu.
2. Beberapa makanan olahan mengandung gula tambahan dan lemak yang tidak baik untuk kesehatan.
Ultra-processed food merupakan makanan atau minuman yang melalui proses pengolahan lebih banyak, daripada jenis makanan lainnya. Mengutip dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya, ultra-processed food biasanya dibuat dari bahan hasil olahan lanjutan, seperti pati, protein yang diisolasi, dan minyak terhidrogenasi.
Bahan-bahan tersebut kemudian dicampur dengan berbagai zat tambahan, seperti pemanis buatan, pewarna, penguat rasa, pengawet, dan pengemulsi.
Jenis makanan ini biasanya memiliki rasa yang kuat, tampilan yang menarik, serta awet. Beberapa jenis makanan ultra-processed food adalah kue, minuman manis, keripik, roti, permen, pie, hingga makanan cepat saji.
Makanan ini memberikan beberapa dampak yang tidak baik untuk kesehatan, di antaranya adalah:
1. Memiliki kandungan nutrisi yang rendah.
2. Mengandung berbagai jenis zat tambahan, seperti pemanis, pewarna, pengemulsi, yang memberikan dampak negatif pada tubuh.
3. Memiliki kandungan gula dan garam yang tinggi, serta lemak jenuh yang tidak bergizi dan tidak baik untuk kesehatan.
4. Mengalami banyak proses pengolahan, sehingga struktur asli bahan makanan berubah.
Real food, processed food, dan ultra-processed food merupakan jenis makanan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Setiap jenis makanan memiliki cara pengolahan dan dampak yang berbeda bagi tubuh. Dengan memilih lebih banyak makanan alami dan membatasi makanan yang terlalu banyak diproses, kesehatan tubuh dapat lebih terjaga.
