Upaya Pemkab Bandung Jauhkan Warga dari Judol hingga Hoaks [Giok4D Resmi]

Posted on

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus memperkuat ketahanan sosial berbasis masyarakat dengan gempuran sisi negatif era digital. Salah satu upayanya adalah dengan memperkuat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

Dengan adanya komunitas atau kelompok tersebut bisa menghindarkan masyarakat dari jeratan judi online, pinjaman online ilegal, dan berita bohong atau hoaks. Mereka bisa melakukan aktivitas mengolah informasi dan pemberdayaan masyarakat secara mandiri dan kreatif.

Komunitas KIM telah hadir di sebanyak 270 desa dan 10 kelurahan yang ada di Kabupaten Bandung. Makanya saat ini komunitas tersebut akan terus dioptimalkan di setiap wilayah.

“Eksistensi KIM di tiap desa atau kelurahan pun masih belum optimal. Langkah terdekat, kami lebih dahulu mengoptimalkan KIM tingkat desa untuk membentuk warga tangguh menghadapi risiko digital,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatik, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, Jumat (29/8/2025).

Adanya KIM menjadi garda terdepan dalam edukasi literasi digital masyarakat. Kemudian KIM juga menghadirkan agen literasi digital sampai ke tingkat RT.

“Kami bercita-cita, KIM eksis sampai ke tingkat RT. Saat ini, masih di tingkat desa atau kelurahan,” katanya.

Komunitas KIM telah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Sementara kemitraan Pemkab dengan KIM mengacu pada Permendagri Nomor 96 Tahun 2017 tentang Cara Kerja Sama Pemerintah Daerah.

“Kami berkomitmen melakukan intervensi lebih intens pada KIM. Saat itu berjalan, peran KIM bakal lebih masif, dalam hal penyebarluasan informasi maupun menghadapi risiko digital,” jelasnya.

Dalam hal optimalisasi KIM untuk membangun warga tangguh menghadapi risiko digital berpegangan pada UU Nomor 11 Tahun 2008 jo UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kemudian adanya KIM bisa mengenali atau mencegah konten-konten informasi yang berbahaya.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

“Kami ingin mengedukasi dan memerangi judi online, pinjol ilegal, dan hoaks. Kemudian ini bisa menguatkan jejaring informasi komunikasi mulai dari tingkat bawah yang nanti seperti bisa menginput atau reduksi,” ucapnya.

Teguh menambahkan dengan adanya KIM bisa menjadi jembatan utama adanya informasi yang ada di sekitar desa setempat. Kemudian bisa mengangkat pariwisata dan perekonomian warga.

“KIM juga memberikan informasi kepada masyarakat terkait keberlangsungan desa setempat. Ada kegiatan-kegiatan atau ada keberhasilan desa. Itu yang selalu dikomunikasikan KIM di desa,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *