Selebrasi “Ice Cold” Beckham Antar Persib Kunci Puncak Klasemen

Posted on

Persib Bandung menegaskan dominasinya di putaran pertama Super League 2025/26 dengan finis sebagai pemuncak klasemen. Kepastian itu diraih usai Maung Bandung menaklukkan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026).

Gol cepat Beckham Putra pada menit ke-5 menjadi pembeda sekaligus satu-satunya yang tercipta di laga sarat gengsi tersebut. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija, Beckham sukses menggetarkan jala gawang lawan dan langsung disambut gemuruh puluhan ribu Bobotoh.

Tak hanya golnya yang krusial, selebrasi Beckham kembali mencuri perhatian. Gelandang muda Persib itu melakukan selebrasi khas “ice cold”, sebuah gestur yang sudah melekat dengan dirinya.

Selebrasi ini bukan kali pertama ia peragakan di laga kontra Persija. Musim lalu, tepatnya di putaran kedua Super League 2024/25, Beckham juga melakukan selebrasi serupa saat merayakan gol David da Silva dalam laga yang berakhir imbang 2-2.

Beckham pun tak menampik bahwa selebrasi tersebut sudah menjadi identitasnya di lapangan.

“Ya ini sudah ikonik bagi saya dan ini adalah hal yang normal. Kalian bisa lihat juga ada pemain Chelsea yang melakukan itu dan saya pikir hal yang lumrah. Ini jadi selebrasi ikonik saya. Kita juga di puncak jadi kenapa enggak selebrasi gitu,” ujar Beckham usai laga.

Gol ke gawang Persija terasa sangat spesial bagi Beckham. Sebagai pemain asli Bandung, ia mengaku paham betul makna pertandingan melawan Persija bagi masyarakat dan Bobotoh.

“Ya tentunya sangat senang karena saya asli Bandung jadi tahu gimana atmosfernya dibandingkan kawan Persija. Jadi saya pikir ini suatu kebanggaan dan mimpi yang terwujud juga bisa cetak gol di laga derbi,” katanya.

Beckham bahkan menyimpan mimpi lebih besar ke depan. “Semoga ke depannya bisa bawa hattrick karena itu mimpi saya juga dan melangkah lebih jauh di Asia,” ujarnya.

Ia juga menyinggung insiden kartu merah pemain Persija yang menurutnya tak lepas dari dinamika duel panas di lapangan. Di laga tadi, pemain Persija Bruno Tubarao mendapat kartu merah setelah menginjak kaki Beckham.

“Dan terkait tadi kartu merah ya alhamdulillah mereka selalu terpancing dengan ketengilan saya karena saya pikir itu bagian dari strategi saya juga seperti apa lawan Persija dan alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan. Jadi wilujeng lebaran buat Bobotoh,” ucap Beckham sambil tersenyum.

Sementara itu, pelatih Persib Bojan Hodak menilai luapan emosi dalam pertandingan seperti ini adalah hal yang sulit dihindari, termasuk saat Beckham merayakan golnya.

“Beruntung hari ini tidak ada fans Persija di sini, sehingga dia tidak memprovokasi siapapun. Tapi anda bisa lihat, sepakbola adalah olahraga emosional, seperti ada kartu merah di pertandingan, itu bisa terjadi karena emosi,” jelas Bojan.

Pelatih asal Kroasia itu mengaku sudah mengingatkan anak asuhnya agar mampu mengontrol emosi sebelum laga dimulai.

“Sebelum pertandingan, saya bicara kepada mereka untuk mengontrol emosinya, tetapi ketika mereka bermain seratus persen dan mencetak gol di pertandingan seperti ini, tentu saja (emosi itu) keluar,” pungkasnya.