Suasana berbeda terlihat mencolok di Braga, Kota Bandung. Kawasan yang biasanya diserbu wisatawan saat akhir pekan maupun libur panjang itu kini tak menerapkan Braga Beken alias Bebas Kendaraan.
Pantauan infoJabar, kendaraan leluasa lalu-lalang di kawasan Braga. Alhasil, meski banyak wisatawan, arus lalu lintas di Jalan Braga tetap lancar tanpa adanya pembatasan kendaraan.
Heri, juru parkir di sana, mengatakan di Braga sudah sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak menerapkan Braga Beken atau car free day (CFD). Aturan tersebut telah disampaikan langsung oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.
“Dari Nataru sudah tidak ada CFD. Numpuk soalnya kendaraan dari bawah, membludak terus,” kata dia saat berbincang dengan infoJabar.
Sejak Nataru, Heri mengatakan kawasan Braga memang tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Akhirnya, kebijakan CFD pun ditiadakan untuk mengurangi kemacetan parah.
“Kalau masih ditutup, rasanya repot. Soalnya macetnya panjang sampai ke Asia Afrika, di sininya ramai terus,” ungkapnya.
Menurut informasi yang ia terima, CFD di Braga akan dihentikan hingga Lebaran. “Katanya sampai Lebaran, tanggung soalnya,” ucapnya.
Meski demikian, Heri lebih memilih adanya CFD di Braga. Sebab, Jalan Braga menjadi lebih macet jika dibuka secara bebas untuk kendaraan.
“Kalau saya mending ditutup, kasihan sama wisatawan yang datang soalnya. Apalagi kalau malam, pasti membludak,” pungkasnya.







