Sebanyak 2.700 bibit pohon buah akan ditanam di berbagai wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Program ini digagas Polres Sumedang sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan berbasis lingkungan.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, penanaman bibit pohon buah tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diarahkan sebagai program berkelanjutan yang hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Polri Presisi tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan, termasuk ketahanan pangan,” ujar Sandityo, Selasa (7/1/2026).
Bibit pohon akan ditanam di lahan milik jajaran Polsek di seluruh Kabupaten Sumedang. Polres Sumedang bertanggung jawab menyediakan bibit sekaligus melakukan pengawasan dan evaluasi, sementara penerima bibit wajib menyiapkan lahan, menanam, serta merawat pohon hingga berbuah dan panen.
“Polres Sumedang menyediakan bibit serta melakukan pengawasan dan evaluasi, sementara para penerima bibit wajib menyiapkan lahan, menanam, merawat, dan memelihara pohon hingga berbuah dan panen. Dengan mekanisme ini, program tidak berhenti pada penyerahan bibit saja, tetapi memiliki target dan evaluasi yang jelas,” katanya.
Adapun bibit yang disalurkan terdiri dari 805 bibit alpukat, 520 bibit durian, 689 bibit mangga, 636 bibit petai, dan 50 bibit manggis. Seluruhnya diserahkan kepada 48 penerima, yakni pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Sumedang, untuk ditanam di wilayah tugas masing-masing.
Sandityo menegaskan, setiap bibit merupakan amanah yang harus dirawat secara serius agar memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan.
Ia juga meminta agar program ini melibatkan masyarakat, pemerintah desa, dan kelompok tani setempat agar dampaknya lebih luas.
“Polri harus menjadi penggerak dan mitra masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” pungkasnya.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.








