Batas antara kawan dan lawan acap kali hanya dibatasi rasa tersinggung. Hal ini terbukti di Cibeureum, Kota Sukabumi, ketika hubungan pertemanan berubah menjadi tragedi berdarah pada Sabtu (10/1) malam.
Suasana di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam menjadi lokasi amarah YH (25). Hanya karena sebuah pesan singkat yang memicu emosi, ia gelap mata menyerang temannya sendiri, AMR (30), secara brutal.
Pertemuan yang seharusnya menyelesaikan masalah justru berakhir dengan sabetan senjata tajam yang merobek wajah korban.
Kapolsek Cibeureum AKP Suwaji menjelaskan kronologi kejadian yang bermula dari komunikasi melalui pesan singkat.
“Keduanya kemudian sepakat bertemu di trotoar depan pemakaman umum Ciandam. Di lokasi tersebut sempat terjadi adu mulut, hingga akhirnya terduga pelaku mengeluarkan senjata tajam,” kata Suwaji kepada infoJabar.
Terduga pelaku datang tidak dengan tangan kosong. Ia diduga telah mempersiapkan diri dengan dua bilah senjata tajam, yakni kapak dan pisau. Serangan membabi buta itu membuat korban tak berdaya.
“Akibat perbuatan terduga pelaku, korban mengalami luka sobek di bagian pipi sebelah kiri akibat senjata tajam,” ucap Suwaji menggambarkan kondisi korban.
Pelarian YH tak berlangsung lama. Polisi berhasil menangkapnya di kediamannya di kawasan Subangjaya, Cikole. Saat ini, YH menjalani proses hukum di Mapolsek Cibeureum.
“Saat ini terduga pelaku telah kami amankan di Mapolsek Cibeureum untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Atas perbuatan sadisnya terhadap teman sendiri, YH diancam pidana maksimal 5 tahun penjara sesuai Pasal 351 KUHP.
