Pembalakan Liar Ancam Gunung Ciremai, Ini Respons Pemprov Jabar

Posted on

Kerusakan lingkungan mulai menggerogoti kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Dalam beberapa waktu terakhir, aparat menemukan praktik pembalakan liar di kawasan hutan yang seharusnya menjadi wilayah konservasi.

Tak hanya itu, aktivitas penambangan liar juga terendus di sekitar area TNGC. Gunung Ciremai juga memiliki beragam destinasi wisata alam yang selama ini menjadi magnet pengunjung.

Namun, geliat pariwisata yang tak terkelola dengan baik, ditambah aktivitas ilegal, dinilai berpotensi mempercepat kerusakan lingkungan jika tidak segera dikendalikan.

Merespons hal itu, Pemprov Jawa Barat berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penataan lahan di kawasan TNGC, termasuk area di sekitar kaki Gunung Ciremai. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan kawasan taman nasional kembali pada fungsi utamanya sebagai wilayah konservasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa langkah penertiban akan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada kebijakan Gubernur Jawa Barat yang menempatkan perlindungan TNGC sebagai prioritas utama.

“Nanti akan konsolidasi lagi setelah ada perkembangan. Sementara merujuk pada kebijakan gubernur yang intinya TNGC ini harus dijaga,” ujar Herman saat dihubungi, Senin (19/1/2026).

Ia mengakui bahwa keberadaan berbagai aktivitas di dalam dan sekitar kawasan TNGC, seperti tempat wisata hingga restoran, perlu dilihat secara menyeluruh sebelum pemerintah mengambil langkah lebih jauh.

Menurutnya, penertiban tidak bisa dilakukan secara serampangan dan harus berbasis data lapangan. “Akan dievaluasi seperti apa kondisi lapangannya. Kami sudah menugaskan LH dan nanti hasilnya lihat dulu karena harus based on data,” kata Herman.

Herman menegaskan, arah kebijakan Pemprov Jabar sudah jelas. Kawasan TNGC harus dikembalikan sesuai peruntukannya sebagai taman nasional, bukan sekadar ruang ekonomi yang mengabaikan aspek konservasi.

“Intinya Pak Gubernur jelas, harus dikembalikan ke fungsinya. Ini kan Taman Nasional Gunung Ciremai, harus dikembalikan ke fungsinya,” tegasnya.