Propam Polres Pangandaran mengamankan seorang oknum anggota kepolisian di Pangandaran. Oknum polisi yang diketahui bertugas di Polsek Langkaplancar tersebut diamankan menyusul aduan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum polisi tersebut kedapatan terkapar di pinggir jalan. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan oknum polisi itu diduga terkapar akibat mabuk.
Kejadian itu bermula saat seorang warga yang sedang dalam perjalanan pulang menemukan seseorang yang diduga oknum polisi tergeletak di pinggir jalan pada Kamis (15/1/2026) pukul 21.00 WIB.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan oknum polisi tersebut merupakan anggota Polsek Langkaplancar.
“Oknum Kanit Intel Polsek Langkaplancar tersebut saat ini telah diamankan oleh Propam Polres Pangandaran,” ucap Yusdiana kepada infoJabar, Minggu (18/1/2026).
Dia menjelaskan bahwa oknum tersebut diduga melanggar etik. “Terkait pelanggaran etik, dia (oknum) benar mengonsumsi minuman beralkohol, tapi saat sedang tidak bertugas atau lepas dinas,” imbuhnya.
Menurutnya, oknum tersebut diduga melanggar etik. Rencananya, ia akan menjalani sidang disiplin kode etik.
“Terduga pelanggar atas nama UJ (35) yang menjabat sementara Kanit Intel Langkaplancar,” ucapnya.
“Sidang disiplin akan segera dilaksanakan untuk terduga pelanggar, setelah pemeriksaan saksi dan pengecekan di lapangan, dalam waktu secepatnya (21 hari),” ucap dia menambahkan.
Saat ini, oknum tersebut telah ditahan penempatan khusus (patsus) oleh Propam Polres Pangandaran. “Dengan ini kami akan melaksanakan transparansi, sesuai perintah Kapolda, yang salah akan ditindak dan yang benar akan diapresiasi. Kami terbuka terhadap semua kritik,” katanya.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Ia mengatakan Polres Pangandaran terbuka untuk setiap aduan. Masyarakat bisa langsung datang ke Markas Polres Pangandaran untuk melapor.
Sementara itu, kata Yusdiana, Kapolsek Langkaplancar telah melaksanakan silaturahmi dan mitigasi dengan para tokoh masyarakat dan agama di Langkaplancar.
