Naga Biru Berbahaya Muncul, Wisata Pantai Langsung Ditutup

Posted on

Sejumlah pantai di Spanyol terpaksa ditutup sementara akibat kemunculan hewan laut berbahaya yang dikenal dengan nama naga biru atau Glaucus atlanticus.

Hewan kecil berwarna mencolok ini memiliki sengatan beracun yang bisa menimbulkan bahaya serius, bahkan berpotensi mematikan. Mengutip Daily Mail, Jumat (29/8/2025), penampakan terbaru dilaporkan terjadi di Pantai La Canteria, wilayah Orzola, di pulau wisata populer Lanzarote. Otoritas kemudian menutup akses pantai itu setelah beberapa ekor naga biru terlihat di sekitar area dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena serupa sebelumnya juga dilaporkan sepanjang musim panas ini di berbagai pesisir Lanzarote. Tidak hanya di sana, kawasan Costa Blanca pun mengalami hal yang sama.

Di Guardamar del Segura, sekitar tujuh mil garis pantai ditutup dengan pengibaran bendera merah sebagai larangan berenang. Langkah ini diambil usai spesies yang kerap dijuluki “pembunuh tercantik di lautan” muncul di kawasan tersebut.

Meskipun tampak indah, naga biru menyimpan bahaya mematikan. Hewan ini mengonsumsi sel beracun dari Portuguese man o’ war-sejenis ubur-ubur berbahaya-dan menyimpannya di tubuh dalam dosis besar. Racun tersebut kemudian digunakan untuk melumpuhkan mangsa yang ukurannya bisa ratusan kali lebih besar dari tubuhnya sendiri.

“Racun yang dimiliki naga biru jauh lebih terkonsentrasi dibandingkan makhluk yang menjadi sumber makanannya,” tulis laporan media lokal yang dikutip Daily Mail.

Sengatannya bisa menyebabkan gejala mulai dari mual, muntah, rasa sakit hebat, hingga reaksi alergi parah. Walaupun kebanyakan kasus tidak sampai fatal, kelompok rentan seperti anak-anak, penderita penyakit jantung atau pernapasan, serta orang yang tersengat berulang kali tetap berisiko tinggi mengalami komplikasi serius.

Pantai Guardamar del Segura sempat kembali dibuka pada Kamis, namun ditutup lagi pada Minggu karena spesies ini masih terdeteksi. Pemerintah kota meminta masyarakat untuk waspada dan tidak menyentuh hewan tersebut.

“Jika melihat naga biru, segera hubungi penjaga pantai atau pihak berwenang. Jangan menyentuhnya, bahkan jika menggunakan sarung tangan,” demikian imbauan dari Dewan Kota Guardamar del Segura.

Pihak berwenang juga memberikan panduan penanganan darurat. Disarankan untuk membilas bagian tubuh yang terkena sengatan dengan air laut, mengompres dengan kain dingin, lalu segera menuju pusat pertolongan terdekat.

Pada Rabu lalu, Wali Kota Guardamar del Segura, Jose Luis Saez, mengonfirmasi bahwa larangan berenang diberlakukan setelah dua ekor naga biru ditemukan di Pantai Vivers.

“Bendera merah telah dikibarkan di pantai Guardamar. Aktivitas berenang dilarang setelah dua spesimen Glaucus atlanticus, yang dikenal sebagai naga biru, ditemukan di Pantai Vivers,” tulisnya di platform X.

Ia menambahkan, meski ukurannya kecil sekitar 1,5 inci dan berwarna menarik, hewan ini sangat berbahaya. “Jangan terkecoh oleh penampilannya,” tegasnya.

Saat ini, Balai Kota Guardamar del Segura menggelar patroli rutin untuk memantau potensi kemunculan lebih lanjut naga biru di sepanjang garis pantai.

“Petugas akan terus mengawasi dan memberi informasi kepada publik terkait langkah-langkah berikutnya,” bunyi pernyataan resmi pejabat kota.

Meski sudah ada larangan, Pantai Vivers masih ramai oleh wisatawan. Beberapa orang bahkan tetap nekat berenang meskipun berisiko terkena sanksi denda.

Kasus lain juga terjadi di Pantai Santa Barbara, kawasan La Linea de la Concepcion dekat Gibraltar. Sekitar sepekan sebelumnya, polisi menerima laporan munculnya naga biru dengan enam ekor yang ditemukan di sepanjang garis pantai.

Kemunculan hewan laut beracun di destinasi wisata Spanyol bukanlah hal baru. Pada 2018, pantai-pantai di Costa Blanca juga sempat ditutup sementara karena keberadaan ubur-ubur mematikan Portuguese man o’ war.

Dalam insiden terbaru, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah disengat naga biru di salah satu pantai yang masih terbuka untuk umum.

Secara umum, naga biru jarang ditemukan di perairan Mediterania. Habitat aslinya ada di perairan tropis Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia.

Artikel ini telah tayang di

Pertolongan Pertama Jika Tersengat

Bocah 11 Tahun Jadi Korban

Gambar ilustrasi

Kasus lain juga terjadi di Pantai Santa Barbara, kawasan La Linea de la Concepcion dekat Gibraltar. Sekitar sepekan sebelumnya, polisi menerima laporan munculnya naga biru dengan enam ekor yang ditemukan di sepanjang garis pantai.

Kemunculan hewan laut beracun di destinasi wisata Spanyol bukanlah hal baru. Pada 2018, pantai-pantai di Costa Blanca juga sempat ditutup sementara karena keberadaan ubur-ubur mematikan Portuguese man o’ war.

Dalam insiden terbaru, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah disengat naga biru di salah satu pantai yang masih terbuka untuk umum.

Secara umum, naga biru jarang ditemukan di perairan Mediterania. Habitat aslinya ada di perairan tropis Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia.

Artikel ini telah tayang di

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *