Napas Lanti terdengar berat. Setiap kata yang keluar dari mulutnya seolah harus diperjuangkan. Di balik layar ponsel, TKW asal Kota Sukabumi itu merekam jeritan terakhirnya dari penampungan di Shanghai. Tubuhnya tak lagi kuat menahan sakit, sementara harapan untuk pulang ke Sukabumi belum juga terwujud.
Dalam video berdurasi sekitar 45 info yang diterima infoJabar, Selasa (5/1/2025), Lanti tampak terengah-engah. Suaranya melemah, sesekali terputus oleh tarikan napas pendek. Sudah sebulan lamanya, kabar kepulangan Lanti tak kunjung datang.
“Tolong… tolongin saya… udah nggak kuat… sakit… sesak,” ucapnya berulang kali. Video itu disebut direkam saat Lanti berada di penampungan di Shanghai.
Alih-alih membaik, kondisi kesehatan Lanti justru dilaporkan semakin menurun meski telah berada di bawah pengawasan KJRI. Hingga kini, proses pemulangannya ke Sukabumi masih belum jelas. Ia masih tertahan di penampungan, menunggu kepastian yang tak kunjung datang.
Kuasa hukum Lanti, Rangga Suria Danuningrat mengatakan, kliennya belum mendapatkan pendampingan yang layak. Menurutnya, Lanti masih bertahan seorang diri di penampungan dengan kondisi fisik yang mengkhawatirkan.
“Lanti sampai sekarang belum pulang. Proses pemulangannya tidak jelas sudah sejauh apa. Yang pasti, dia masih berada di penampungan KJRI,” kata Rangga.
Rangga mengungkapkan, kondisi tubuh Lanti terus memburuk dan mengarah ke situasi darurat. Sesak napas semakin sering kambuh, sementara pembengkakan terjadi hampir di seluruh tubuh.
“Badannya bengkak di tangan, kaki, wajah, sampai perut. Dia mengurus dirinya sendiri, tidak ada yang mendampingi,” ujarnya.
Ia menegaskan, persoalan yang dialami Lanti bukan lagi soal prosedur administratif, melainkan kemanusiaan. Dalam kondisi sakit dan lemah, Lanti hanya ingin satu hal, pulang ke Sukabumi.
“Ini perkara kemanusiaan. Kami terus mencoba menghubungi KJRI, tapi sampai sekarang tidak ada respons,” kata Rangga.
Komunikasi terakhir dengan pihak KJRI, lanjut Rangga, terjadi sekitar sepekan lalu. Namun, tak ada kepastian lanjutan terkait kapan Lanti bisa dipulangkan.
“Terakhir terhubung seminggu lalu, tapi progresnya tidak jelas,” ucapnya.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Sebelumnya, Lanti sempat dipindahkan ke penampungan KJRI usai video permintaan tolongnya viral di media sosial. Namun harapan akan perawatan dan kepastian kepulangan belum juga terjawab. Sementara waktu terus berjalan, napas Lanti kian pendek, dan ia masih tertahan jauh dari Sukabumi, menunggu uluran tangan yang belum datang.







