Persib Bandung tengah merayakan hari jadinya. Berdasarkan penetapan sejarah baru, Maung Bandung kini menginjak usia 107 tahun setelah hari lahirnya diputuskan jatuh pada 5 Januari 1919.
Tepat di hari ulang tahun tersebut, Persib akan melakoni pertandingan krusial. Skuad asuhan Bojan Hodak dijadwalkan menantang Persik Kediri dalam laga tandang di Stadion Brawijaya, Senin (5/1/2026).
Di atas kertas, Persib lebih diunggulkan. Pangeran Biru saat ini menempati peringkat keempat dengan 34 poin, sementara Persik masih tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 18 poin.
Rekor pertemuan (head-to-head) kedua tim dalam beberapa musim terakhir juga memihak Persib. Data menunjukkan dari 10 bentrokan terakhir, Persib mengemas 7 kemenangan, sedangkan Persik hanya mampu mencuri 2 kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.
Kendati dominan, Persib pantang meremehkan lawan. Meski unggul secara statistik, Maung Bandung harus tetap waspada agar tidak pulang dengan tangan hampa dari markas Macan Putih.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Persik punya memori manis saat membungkam Persib di Stadion GBLA pada musim 2023/2024. Kala itu, Persib takluk dengan skor 0-2, sebuah hasil yang menjadi alarm bagi Marc Klok dkk untuk laga mendatang.
Kondisi ini disadari sepenuhnya oleh Bojan Hodak. Juru taktik asal Kroasia itu menegaskan bahwa Persik Kediri merupakan tim yang sangat berbahaya saat bermain dengan dukungan penuh suporternya di kandang.
“Ini pertandingan sulit lainnya. Kediri adalah tim yang berbahaya saat bermain di kandang. Mereka punya rekor yang bagus di sana,” ujar Bojan Hodak.
“Memang saat bermain tandang mereka tidak terlalu bagus. Namun, setiap tim selalu bermain 300 persen saat menghadapi kami. Jadi saya harap kami bisa memainkan pertandingan yang bagus dan meraih hasil positif,” tambahnya.
Kemenangan di hari jadi tentu akan menjadi kado manis bagi Bobotoh. Tambahan tiga poin berpeluang membawa Persib merebut kembali posisi puncak klasemen yang saat ini dikuasai Borneo FC.
“Semuanya pasti mengharapkan ini. Selama tiga tahun saya berada di sini, situasinya selalu sama. Bobotoh selalu ingin kami berada di puncak klasemen, tidak ada yang baru. Tekanan itu selalu ada dan itu hal biasa di Persib,” pungkasnya.







