Lucky Irawan (21) diserang gerombolan bermotor bersenjata tajam saat berbelanja di warung di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, dini hari. Korban mengalami luka serius di bagian tangan dan pinggang akibat sabetan golok dan celurit.
Lucky menjelaskan, awalnya ia pergi ke warung untuk membeli rokok sekitar pukul 04.00 WIB. Saat perjalanan pulang, ia mendapati dua temannya tengah berteduh.
“Saya ke warung untuk membeli rokok. Dalam perjalanan pulang, saya melihat teman sedang berteduh. Karena saat itu hujan. Kemudian saya ikut duduk, menemani mereka sampai sedikit reda, baru saya pulang,” kata Lucky saat ditemui di IGD RSUD Sayang.
Beberapa saat kemudian, segerombolan pemotor datang dari arah Sukaluyu menuju Tungturunan. Namun setelah mendekat, tiba-tiba gerombolan bermotor tersebut berhenti dan langsung menyerang Lucky serta temannya.
“Gerombolan itu terdiri dari empat motor, setiap motor diisi dua hingga tiga orang. Kemudian mereka turun dan langsung menyerang saya,” ungkapnya.
Lucky menyebut dua orang pelaku langsung menyerang menggunakan celurit dan golok. “Serangan golok yang mengarah ke wajah saya tahan menggunakan tangan kanan. Namun celurit tidak berhasil ditahan, jadi menyabet pinggang hingga perut,” ucapnya.
Dia menjelaskan para pelaku terus berusaha membacok, tetapi Lucky berhasil berlari dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Melihat warga berdatangan, para pelaku pun langsung kabur.
“Meski sudah terluka parah, mereka masih terus mengejar. Namun karena warga berdatangan setelah saya teriak minta tolong, mereka kabur,” jelasnya.
Akibat pembacokan tersebut, tangan kanan dan pinggangnya mengalami luka serius. “Untuk jari manis saya, dokter bilang tidak bisa berfungsi lagi, karena uratnya terputus akibat dibacok,” kata Lucky.
Dia mengaku tidak mengenal para pelaku. Diduga gerombolan bermotor tersebut menargetkan korban secara acak.
“Saya tanyakan juga kepada dua teman yang sedang berteduh, mereka bilang tidak kenal dengan pelaku. Jadi kemungkinan targetnya acak, siapa saja yang ketemu di jalan diserang,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu AKP Akhmad Tri Lesmana mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.
Dia belum bisa memastikan motif dan asal kelompok bermotor yang membawa senjata tajam tersebut.
“Masih kami dalami, apa motifnya? Apakah memang target acak atau ada perselisihan yang memicu kejadian tersebut. Kami masih meminta keterangan dari saksi dan korban,” kata dia.
