Rekreasi sambil mengenal beragam satwa menjadi pilihan banyak keluarga untuk mengisi sisa libur Natal dan Tahun Baru 2026. Salah satu tujuan yang masih ramai diserbu wisatawan adalah Taman Satwa Cikembulan, yang berlokasi di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.
Meski libur panjang Nataru segera berakhir, arus kunjungan ke taman satwa ini masih terpantau padat. Pantauan infoJabar di lokasi pada Sabtu (3/1/2026) siang sekitar pukul 12.14 WIB menunjukkan wisatawan terus berdatangan dan memadati hampir seluruh area wisata.
Pengunjung terlihat menyusuri kandang demi kandang untuk melihat beragam koleksi satwa. Mulai dari siamang, harimau, singa, hingga bebek hias menjadi daya tarik utama. Bagi anak-anak, kunjungan ke Taman Satwa Cikembulan bukan hanya soal rekreasi, tetapi juga pengalaman mengenal hewan secara langsung.
Salah satu aktivitas yang paling menyita perhatian pengunjung adalah pertunjukan satwa. Anak-anak tampak antusias menyaksikan hewan-hewan beraksi sambil menerima edukasi ringan dari pemandu.
“Kita ada animal show. Ada burung kakak tua, kucing dan musang air yang beraksi menghibur, dan memberikan edukasi kebersihan kepada pengunjung,” kata Willy Ariesta, pengelola Taman Satwa Cikembulan.
Menurut Willy, tingkat kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Namun, lonjakan tersebut tidak setinggi periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan dengan akhir pekan biasa, ada peningkatan sekitar 20 persen. Tapi jika dibanding momen yang sama tahun lalu, tahun ini tidak sama,” kata Willy.
Dalam kondisi normal, jumlah pengunjung harian berkisar antara 500 hingga 800 orang. Sementara puncak kunjungan selama libur Nataru terjadi pada 25 Desember dan 1 Januari lalu.
Willy menilai, menurunnya angka kunjungan dibanding tahun lalu dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kita ini kan wisata outdoor, karena belakangan ini cukup sering turun hujan, mungkin itu juga menjadi pertimbangan,” ucap Willy.
Selain pertunjukan, wahana memberi makan rusa juga menjadi primadona. Dengan membayar Rp 10 ribu untuk membeli sayuran, pengunjung-khususnya anak-anak-dapat berinteraksi langsung dengan rusa-rusa yang berkeliaran di area khusus.
Momen tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi Dewi Indah Lestari (27), wisatawan asal Karawang yang datang bersama keluarganya.
“Saya dari Karawang, ini lagi mudik ke rumah mertua jadi nyempetin dulu ngajak main anak sebelum pulang lagi,” kata Dewi.
“Anaknya senang, bisa kasih makan rusa karena baru pertama. Meskipun agak takut juga awalnya,” ucap Dewi menambahkan.
Taman Satwa Cikembulan sendiri merupakan salah satu destinasi wisata legendaris di Garut. Berdiri sejak 2009, taman satwa ini menjadi rumah bagi ratusan hewan dari berbagai jenis. Untuk menikmati seluruh fasilitas yang tersedia, wisatawan cukup membayar tiket masuk sekitar Rp 30 ribu per orang.








