Hujan mendadak turun membasahi tanah di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Panas yang sempat menyengat, seketika sirna.
Awan mendung menambah suasana sendu. Angin dingin juga berembus. Lembang terasa lebih sejuk dibanding beberapa waktu ke belakang.
Namun di libur panjang Isra Mikraj ini, Lembang masih tetap menarik wisatawan untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga. Di jalan raya, wisatawan dan pengendara motor kompak berjas hujan.
“Rencana mau ke The Ranch Subang, cuma kebetulan di jalan tiba-tiba hujan jadi berteduh dulu di sini (minimarket Simpang Beatrix Lembang),” kata Iwan Kurniawan, wisatawan asal Bandung.
Ia mengakui Lembang hari ini terasa lebih menusuk. Lembang dirasa kembali ke ‘setelan pabrik’, dingin seperti Lembang 20 tahun lalu, saat belum banyak kendaraan dan objek wisata.
“Jujur ini cuaca Lembang yang asli, zaman saya sekolah dulu kalau main ke Lembang ya begini. Dingin banget, terus dulu masih ada kabut. Kalau sekarang jarang, cuma dinginnya sama persis,” kata Iwan.
Libur panjang Isra Mikraj diharapkan membawa berkah bagi para pelaku wisata. Kendati demikian, Pengelola objek wisata Floating Market, Intania Setiati, mengakui. Wisatawan sudah mencapai puncaknya di libur Nataru.
“Kalau kita harapannya ya tetap ada yang liburan, tetap ramai. Cuma memang jika ingin seramai Nataru kemarin, tidak mungkin. Pasti lebih sepi,” kata Intania.
Sementara itu, arus lalu lintas di kawasan wisata Lembang, cukup padat pada momen libur panjang Isra Mikraj. Pantauan infoJabar, kendaraan memadati Jalan Raya Lembang dari arah Bandung. Bus-bus pariwisata lebih banyak lalu lalang dibanding pada momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu sebelumnya.
Polisi menyiagakan personel di sejumlah simpul kemacetan, namun jumlahnya tak sebanyak saat pengamanan arus lalu lintas di libur Nataru.
“Di libur panjang Isra Miraj ini, sudah ada peningkatan volume kendaraan di Lembang. Namun, peningkatannya tidak sebesar saat libur Nataru,” kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Sat Lantas Polres Cimahi, Ipda Nikmat Nugraha Hidayatullah.
Nikmat menyebut pihaknya memprediksi wisatawan akan terus berdatangan ke Lembang hingga Minggu. Pihaknya meminta wisatawan mewaspadai potensi hujan yang kerap mengguyur Lembang di siang dan sore hari.
“Kemungkinan puncak kunjungannya pada hari Minggu. Untuk kunjungan tetap dari Jabodetabek, tetapi juga didominasi dari Bandung Raya. Kami mengimbau wisatawan berhati-hati karena hujan di Lembang beberapa hari ini,” kata Nikmat.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Pihaknya juga menyiagakan personel di beberapa daerah wisata lain di Bandung Barat, seperti di Parongpong dan Cisarua. Wisatawan yang hendak menuju objek wisata tersebut mesti berhati-hati ketika melintas di jalur alternatif.
“Personel juga siaga di Cisarua dan Parongpong dekat Lembang Park Zoo. Kami meminta masyarakat berhati-hati karena kontur jalan di sana curam dan berkelok,” ujar Nikmat.
Arus Lalin Meriah








