Banjir yang merendam Semarang berdampak pada operasional kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan KA (172) Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang pada Sabtu (17/1/2025).
Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan tersebut. Tercatat sebanyak 145 calon penumpang KA Ciremai terdampak kebijakan ini.
“Pembatalan ini merupakan dampak banjir yang mengganggu operasional di petak jalan Pekalongan-Sragi, wilayah Daop 4 Semarang. Demi keselamatan dan keamanan, KA Ciremai hari ini, Sabtu 17 Januari 2025, kami batalkan,” ujar Kuswardojo dalam keterangan tertulis yang diterima infoJabar.
Sebagai bentuk pelayanan, KAI menawarkan kompensasi berupa pengalihan perjalanan menggunakan KA (96) Harina relasi Bandung-Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi pada hari yang sama pukul 21.35 WIB.
“KAI memahami ketidaknyamanan ini. Pengalihan dilakukan agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ungkapnya.
Bagi pelanggan yang tidak berkenan dengan pengalihan tersebut, KAI memberikan kemudahan berupa pembatalan tiket dengan pengembalian bea (refund) 100 persen di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan pelanggan Contact Center KAI 121.
“Batas waktu proses pembatalan dan pengembalian bea tiket adalah 7 hari terhitung sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tertera pada tiket,” tuturnya.
KAI Daop 2 Bandung akan terus memantau perkembangan kondisi prasarana di wilayah terdampak banjir di Daop 4 Semarang. KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi terkini terkait perjalanan KA melalui kanal resmi perusahaan.
“Kami berkomitmen tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” pungkas Kuswardojo.







