Sebuah bus menghantam bangunan masjid di tepi Jalan Raya Cihampelas, tepatnya di Kampung Rancakuda, RT 04/02, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Insiden itu terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Bus pengangkut karyawan dengan nomor polisi B-7388-FAA tersebut menjebol dinding masjid hingga materialnya berserakan. Sebagian badan bus pun tampak menjorok ke jalan raya.
“Betul, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Cihampelas. Anggota Unit Gakkum Satlantas Polres Cimahi langsung melakukan penanganan di lokasi,” kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, saat dikonfirmasi.
Gofur menjelaskan kecelakaan bermula saat dua sepeda motor matik melaju kencang dari arah Cililin menuju Cihampelas. Motor pertama bernopol D-6706-UVJ dikemudikan pelajar SMP berinisial AS (13), sementara motor kedua bernopol D-2988-UFJ dikemudikan pelajar berinisial MAH.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
“Berdasarkan keterangan saksi mata, kedua sepeda motor ini melaju kebut-kebutan. Sementara bus datang dari arah berlawanan,” ujar Gofur.
Setibanya di lokasi kejadian, AS hilang kendali hingga terjatuh di jalan raya. Pada saat yang sama, bus yang dikemudikan Beni melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan sedang.
“Sopir bus yang melihat AS terjatuh spontan membanting kemudi ke kiri untuk menghindari korban, hingga akhirnya menghantam bangunan masjid di pinggir jalan,” tutur Gofur.
Akibat kejadian itu, AS mengalami luka cukup berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, petugas kepolisian berupaya mengevakuasi bus yang merusak dinding masjid tersebut.
“Saat ini anggota sedang olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kasus kecelakaan ini ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Cimahi,” pungkas Gofur.
“Berdasarkan keterangan saksi mata, kedua sepeda motor ini melaju kebut-kebutan. Sementara bus datang dari arah berlawanan,” ujar Gofur.
Setibanya di lokasi kejadian, AS hilang kendali hingga terjatuh di jalan raya. Pada saat yang sama, bus yang dikemudikan Beni melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan sedang.
“Sopir bus yang melihat AS terjatuh spontan membanting kemudi ke kiri untuk menghindari korban, hingga akhirnya menghantam bangunan masjid di pinggir jalan,” tutur Gofur.
Akibat kejadian itu, AS mengalami luka cukup berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, petugas kepolisian berupaya mengevakuasi bus yang merusak dinding masjid tersebut.
“Saat ini anggota sedang olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kasus kecelakaan ini ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Cimahi,” pungkas Gofur.
