Gempa bumi tektonik berkekuatan M=2,6 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 11:45:09 WIB.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi berkekuatan M=2,6 terletak pada koordinat 7.19 LS dan 107.44 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 21 km Barat Daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada kedalaman 4 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Dr Hartanto dalam keterangan yang diterima infoJabar.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan atau Shakemap BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Ciwidey dengan Skala Intensitas II MMI.
“Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang – Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” ungkapnya.
“Hingga pukul 12.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” tambahnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” pungkasnya.