Warga Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di area persawahan, Jumat (23/1/2026). Pria paruh baya tersebut diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Berdasarkan rekaman video amatir di lokasi kejadian, jasad korban ditemukan tergeletak tengkurap di tanah becek dan berlumpur, tepat di bawah rimbunan pohon bambu.
Kondisi tubuh korban sudah kaku saat warga dan petugas berusaha mengevakuasinya. Korban terlihat mengenakan celana jins dan kaus oblong hitam berlengan merah yang telah kotor bercampur lumpur. Di sekitar lokasi, kerumunan warga tampak memadati area karena penasaran menyaksikan proses pengangkatan jenazah.
Kapolsek Nagrak AKP Damar Gunawan menjelaskan, kronologi penemuan bermula saat seorang warga bernama Dedek mendengar suara jeritan dari arah sawah.
“Saksi sempat mendengar suara teriakan atau jeritan di area sawah dan kebun. Ternyata setelah dicek ke lokasi, ditemukan sesosok mayat laki-laki dalam keadaan tengkurap,” ujar Damar kepada wartawan di RSUD Sekarwangi.
Polisi menduga kuat korban tewas akibat tersengat aliran listrik dari mesin pompa air. Hal ini diperkuat dengan temuan luka fisik pada tubuh korban. “Diduga korban terkena aliran listrik atau kesetrum dari mesin pompa air. Ada luka bakar berwarna hitam di antara jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan,” jelas Damar.
Saat olah TKP, polisi juga mengamankan sebuah tas pinggang cokelat milik korban yang berisi sejumlah perkakas. “Barang yang diamankan pihak Polsek Nagrak yaitu pisau, gunting, dan tiga buah obeng,” tambahnya.
Awalnya jenazah tersebut ditemukan tanpa kartu identitas. Namun, setelah dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk proses identifikasi, identitas korban akhirnya terungkap. Kepala Desa Kalaparea Heri Kurniawan memastikan korban adalah warganya.
“Setelah diselidiki, ternyata betul yang bersangkutan atas nama Budiman, warga Kampung Simande, RT 02 RW 07, Desa Kalaparea. Pekerjaannya petani,” ungkap Heri.
Heri menuturkan, ia menerima laporan awal dari Ketua RT dan Kadus setempat sekitar pukul 06.00 WIB. Pihak keluarga korban pun telah didatangkan ke rumah sakit dan membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, meskipun dugaan sementara murni kecelakaan akibat sengatan listrik.
