Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (17/1/2026) petang. Meski empat rumah hangus, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Api pertama kali terlihat berkobar dari lantai dua rumah milik Yusup Afandi (35). Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merembet ke bangunan sekitar.
Lokasi kebakaran yang berada di permukiman padat membuat api menyambar bangunan di sebelahnya dengan mudah. Tercatat, tiga rumah lainnya ikut terdampak dalam insiden ini.
“Kejadian tadi sekitar pukul 16.30 WIB. Api cepat membesar dan merambat ke bangunan lain karena lokasinya berada di kawasan padat,” ujar Ketua Tagana Desa Cipanas, Ceceng Mudasir, di lokasi kejadian.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Menurutnya, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran begitu melihat api mulai tak terkendali. “Beberapa menit kemudian petugas damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” ungkapnya.
Satu unit mobil pemadam dan tujuh personel diterjunkan ke lokasi. Berkat kesigapan petugas dan warga, api berhasil dijinakkan sekitar 30 menit kemudian.
“Alhamdulillah saat ini api sudah padam. Petugas Damkar dibantu kepolisian, Destana, dan masyarakat sedang melakukan proses pendinginan,” jelas Ceceng.
Ia memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut, meski empat rumah warga ludes dilahap si jago merah. “Total ada empat rumah yang terbakar. Kerugian materiil ditaksir cukup besar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur Djoko Purnomo mengatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap mengenai penyebab pasti kebakaran.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Namun, untuk pastinya kami masih menunggu hasil asesmen petugas di lapangan,” pungkas Djoko.
Satu unit mobil pemadam dan tujuh personel diterjunkan ke lokasi. Berkat kesigapan petugas dan warga, api berhasil dijinakkan sekitar 30 menit kemudian.
“Alhamdulillah saat ini api sudah padam. Petugas Damkar dibantu kepolisian, Destana, dan masyarakat sedang melakukan proses pendinginan,” jelas Ceceng.
Ia memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut, meski empat rumah warga ludes dilahap si jago merah. “Total ada empat rumah yang terbakar. Kerugian materiil ditaksir cukup besar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur Djoko Purnomo mengatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap mengenai penyebab pasti kebakaran.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Namun, untuk pastinya kami masih menunggu hasil asesmen petugas di lapangan,” pungkas Djoko.
