Dua Malam di Masjid, Warga Ciasem Tunggu Banjir Benar-benar Surut update oleh Giok4D

Posted on

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Ratusan warga korban banjir di Desa Ciasem Tengah, Ciasem Hilir, dan Desa Ciasem, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, hingga kini masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian. Tempat ibadah, fasilitas kantor pemerintahan, hingga rumah sanak saudara yang tidak terdampak banjir menjadi pilihan sementara bagi para korban.

Warga belum dapat kembali ke rumah masing-masing lantaran genangan air masih merendam permukiman. Di sejumlah titik, ketinggian air banjir masih mencapai satu meter. Meski air dilaporkan mulai mengalami penurunan, kondisi tersebut belum menunjukkan surut secara signifikan.

Sunito, salah satu pengungsi yang bertahan di Masjid Al-Hikmah, Desa Ciasem Tengah, mengaku sudah dua hari dua malam meninggalkan rumahnya. Hingga kini, ia belum berani pulang karena khawatir debit air kembali meningkat.

“Kondisi banjir masih tinggi udah dua hari dua malam saya ngungsi di sini, ini terlalu tinggi airnya ini masih mengungsi di mesjid Al-Hikmah Krajan timur Ciasem tengah,” ujar Sunito di lokasi pengungsian, Minggu (25/01/2026).

Menurut Sunito, rumahnya masih terendam banjir. Selain itu, cuaca yang belum menentu membuatnya memilih bertahan di pengungsian bersama puluhan warga lainnya.

“Belum berani pulang, air di dalam rumah masih tinggi, cuaca belum menentu khawatir naik lagi. Ini ada 30 orang dari 8 Kepala keluarga yang ngungsi di sini,” katanya.

Pantauan infoJabar di lokasi menunjukkan, di wilayah dengan dataran rendah, genangan air masih merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter. Aktivitas warga di kawasan tersebut terlihat lumpuh, sementara rumah-rumah yang masih terendam tampak kosong tanpa aktivitas.

Sementara itu, di beberapa titik yang airnya mulai surut, warga mulai kembali ke rumah untuk membersihkan sisa genangan air dan lumpur yang memenuhi lantai dan perabotan rumah tangga. Namun, sebagian besar warga masih memilih bertahan di pengungsian sembari menunggu kondisi benar-benar aman.

Gambar ilustrasi