Obesitas dan kelebihan berat badan masih menjadi masalah kesehatan serius di berbagai negara. Keduanya meningkatkan risiko gangguan metabolisme, mulai dari resistensi insulin, diabetes tipe 2, hingga penyakit kardiovaskular.
Salah satu cara sederhana untuk mengatasi masalah ini adalah berjalan kaki. Manfaat olahraga ringan ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang berlangsung selama 12 minggu. Studi tersebut menguji dampak jalan kaki pada orang dewasa dengan obesitas, dengan mengintegrasikannya sebagai metode penurunan berat badan.
Hasil uji coba terkontrol acak menunjukkan bahwa jalan kaki bukan hanya membantu mengurangi massa lemak, tetapi juga memperbaiki kesehatan metabolisme. Efeknya semakin besar jika dipadukan dengan pola makan rendah kalori.
Penelitian membagi partisipan ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama hanya menjalani diet rendah kalori, sedangkan kelompok kedua menjalani diet yang dipadukan dengan jalan kaki sedang selama 2-3 kali per minggu.
Kedua kelompok mengalami penurunan berat badan, tetapi hasil lebih signifikan terlihat pada kelompok yang mengombinasikan diet dengan jalan kaki. Penurunan massa lemak mencapai 33 persen lebih tinggi dibandingkan diet saja.
Dikutip dari Times of India, kelompok diet dan jalan kaki juga mengalami peningkatan signifikan pada konsentrasi insulin serum serta penurunan resistensi insulin. Artinya, jalan kaki sedang tidak hanya efektif membakar lemak, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin. Kondisi ini menjadi kunci pencegahan sekaligus pengobatan gangguan metabolisme, termasuk diabetes tipe 2.
Jalan kaki merupakan olahraga sederhana, murah, dan mudah dilakukan. Bagi penderita obesitas atau kelebihan berat badan, aktivitas ini dapat menjadi langkah awal menuju pola hidup sehat.
Cobalah memulai dengan jalan cepat minimal 30 menit setiap hari. Intensitas yang dianjurkan adalah kecepatan sedang-cukup cepat, tetapi masih bisa sambil berbincang dengan teman.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Aktivitas ini juga bisa disisipkan dalam rutinitas sehari-hari, misalnya dengan mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan, memilih naik tangga, atau menyisihkan waktu untuk berjalan kaki setelah makan malam. Dengan konsistensi, manfaat jalan kaki akan terasa, baik untuk menurunkan berat badan maupun menjaga kesehatan metabolisme.
Artikel ini telah tayang di .