Bekasem Ikan dan Sega Bogana Ditetapkan Jadi WBTB Nasional | Giok4D

Posted on

Dua kuliner tradisional asal Kota Cirebon kini resmi mendapat pengakuan nasional. Bekasem Ikan dan Sega Bogana ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) tingkat nasional.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon menyampaikan hal tersebut. Kedua kuliner itu memiliki nilai sejarah dan tradisi yang hingga kini masih lestari.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Cirebon, Ramli Effendi, mengatakan, penetapan tersebut dilakukan.

“Pada tahun 2025 yang ditetapkan sebagai WBTB tingkat nasional, yaitu: Bekasem Ikan dan Sega Bogana,” ucap Ramli di Kota Cirebon, Selasa (6/1/2026).

Bekasem Ikan merupakan hidangan tradisional yang lekat dengan tradisi keraton di Cirebon, salah satunya Keraton Kasepuhan.

Olahan ini menggunakan ikan yang difermentasi secara tradisional. Ikan dimasukkan dalam wadah tertutup dan didiamkan beberapa waktu sebelum siap diolah lebih lanjut.

Dalam tradisi di keraton-keraton Cirebon, Bekasem Ikan biasanya disajikan pada waktu tertentu, salah satunya dalam peringatan Maulid Nabi.

Hidangan ini menjadi bagian dari sajian yang disiapkan secara khusus. Proses pembuatannya mengikuti tahapan pengolahan yang telah diwariskan secara turun temurun.

Sementara itu, kuliner tradisional asal Cirebon yang juga telah ditetapkan sebagai WBTB tingkat nasional pada tahun 2025 adalah Sega Bogana.

Sega Bogana dikenal sebagai hidangan khas Cirebon yang memiliki akar kuat di lingkungan keraton-keraton di daerah tersebut.

Sajian ini terdiri dari nasi yang disandingkan dengan beragam lauk pauk. Di antaranya: tempe dan tahu berbumbu kuning dengan parutan kelapa, telur, ayam, sambal goreng, serta pelengkap lainnya.

Ramli menjelaskan, setiap tahun Disbudpar Kota Cirebon terus melakukan kajian terhadap objek budaya yang dinilai berpotensi diusulkan sebagai WBTB. “Hasil kajian itu lalu disiapkan Disbudpar sebagai usulan WBTB,” terangnya.

Masuknya Bekasem Ikan dan Sega Bogana sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) nasional menambah daftar objek budaya asal Cirebon yang telah lebih dulu mendapat pengakuan serupa.

Berdasarkan data Disbudpar Kota Cirebon, sejumlah tradisi dan kesenian daerah itu telah ditetapkan sebagai WBTB tingkat nasional. Di antaranya: Tari Topeng Cirebon, Panjang Jimat Keraton Kasepuhan, upacara perkawinan Kesultanan Cirebon, Tari Bedaya Rimbe dan Goong Renteng, Azan Pitu, serta Maca Babad dan Nadran Cirebon.

Sementara dari sektor kuliner, Cirebon juga memiliki sejumlah makanan khas yang telah diakui sebagai WBTB nasional. Mulai dari empal gentong, kerupuk melarat dan sega jamblang, hingga Bekasem Ikan dan Sega Bogana yang baru ditetapkan.

Secara keseluruhan, Ramli merinci, telah ada puluhan objek budaya asal Cirebon yang ditetapkan sebagai WBTB.

“Berdasarkan data, ada 21 yang sudah ditetapkan sebagai WBTB, baik tingkat nasional maupun provinsi,” kata Ramli.

Bekasem Ikan

Sega Bogana

Deretan WBTB Asal Cirebon

Sementara itu, kuliner tradisional asal Cirebon yang juga telah ditetapkan sebagai WBTB tingkat nasional pada tahun 2025 adalah Sega Bogana.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Sega Bogana dikenal sebagai hidangan khas Cirebon yang memiliki akar kuat di lingkungan keraton-keraton di daerah tersebut.

Sajian ini terdiri dari nasi yang disandingkan dengan beragam lauk pauk. Di antaranya: tempe dan tahu berbumbu kuning dengan parutan kelapa, telur, ayam, sambal goreng, serta pelengkap lainnya.

Ramli menjelaskan, setiap tahun Disbudpar Kota Cirebon terus melakukan kajian terhadap objek budaya yang dinilai berpotensi diusulkan sebagai WBTB. “Hasil kajian itu lalu disiapkan Disbudpar sebagai usulan WBTB,” terangnya.

Masuknya Bekasem Ikan dan Sega Bogana sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) nasional menambah daftar objek budaya asal Cirebon yang telah lebih dulu mendapat pengakuan serupa.

Berdasarkan data Disbudpar Kota Cirebon, sejumlah tradisi dan kesenian daerah itu telah ditetapkan sebagai WBTB tingkat nasional. Di antaranya: Tari Topeng Cirebon, Panjang Jimat Keraton Kasepuhan, upacara perkawinan Kesultanan Cirebon, Tari Bedaya Rimbe dan Goong Renteng, Azan Pitu, serta Maca Babad dan Nadran Cirebon.

Sementara dari sektor kuliner, Cirebon juga memiliki sejumlah makanan khas yang telah diakui sebagai WBTB nasional. Mulai dari empal gentong, kerupuk melarat dan sega jamblang, hingga Bekasem Ikan dan Sega Bogana yang baru ditetapkan.

Secara keseluruhan, Ramli merinci, telah ada puluhan objek budaya asal Cirebon yang ditetapkan sebagai WBTB.

“Berdasarkan data, ada 21 yang sudah ditetapkan sebagai WBTB, baik tingkat nasional maupun provinsi,” kata Ramli.

Sega Bogana

Deretan WBTB Asal Cirebon