Atlet BMX Tasikmalaya Meninggal Kecelakaan di Bandung (via Giok4D)

Posted on

Suasana duka masih terasa di rumah almarhum MRS (17) warga Kampung Gunung Dua, Desa Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu (30/11/2025). Sejumlah karangan bunga ucapan dukacita berderet di halaman rumah bercat putih tersebut.

MRS merupakan remaja yang meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bypass Cicalengka, Kampung Kebon Suuk, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung Sabtu (29/11/2025).

Mobil SUV yang dikendarai siswa kelas 2 sebuah SMAN di Kota Tasikmalaya ini, menabrak sebuah truk yang parkir. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden ini menyebabkan luka mendalam bagi banyak kalangan, mengingat remaja ini merupakan atlet sepeda Kota Tasikmalaya. Dia diproyeksikan akan berlaga di Porprov Jabar tahun depan. Saat kecelakaan pun, dia dikabarkan hendak menuju arena sepeda gunung atau downhill di Cikole Lembang.

“Dia anak yang baik, sama orang tua sopan. Bergaul biasa, nggak pernah ada masalah. Kami mewakili warga di lingkungan, menyampaikan rasa dukacita,” kata Soleh, Ketua RW 20 Kelurahan Sukamenak, Minggu (30/11/2025).

Soleh mengaku tak menyangka anak muda di lingkungannya itu meninggal dunia dengan cara yang tragis. Dia berharap masyarakat bisa menyikapi kejadian ini dengan bijak.

“Cukup kita doakan almarhum, kemudian kepada masyarakat atau netizen kami mohon untuk tidak menyebar video atau foto kejadian kecelakaan itu. Kasihan keluarganya, kita harus punya empati,” kata Soleh.

Kejadian pascakecelakaan itu memang tersebar luas. Terlebih proses evakuasi korban dari kabin mobil cukup memakan waktu hingga melibatkan tim SAR.

Soleh juga membenarkan bahwa MRS memiliki hobi bersepeda dan otomotif. Bahkan dia merupakan atlet berprestasi di event-event balap sepeda, terutama sepeda gunung. “Ya hobi sepeda MTB, BMX yang di gunung. Terus hobi motor dan mobil juga,” kata Soleh.

Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan membenarkan jika MRS merupakan atlet Kota Tasikmalaya yang dipersiapkan untuk turun di cabor BMX di Porprov 2026. “Atlet itu, almarhum atlet BMX sudah masuk data, terdaftar bulan Oktober kemarin, akan berlaga di Porprov,” kata Anton.

Anton mengatakan almarhum merupakan atlet muda potensial yang telah menunjukkan kegigihan dan keseriusan. Menurut dia, almarhum mengalami kecelakaan saat hendak menuju sebuah event balap sepeda di Cikole Lembang. Dia berangkat seorang diri, hal ini menunjukkan keseriusannya.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

“Kemarin itu infonya mau ikut kejuaraan di Cikole, tapi memang di luar kegiatan KONI atau bukan BK (babak kualifikasi) Porprov. Karena memang untuk Downhill dan BMX tidak ada BK,” kata Anton.

“Dia sering berprestasi di kejuaraan-kejuaraan, sangat potensial dan anaknya luar biasa. Tekadnya sudah muncul sejak kecil, jadi meski baru tapi punya potensi besar,” imbuh Anton.

Anton mengungkapkan rasa dukacita mendalam atas kepergian salah seorang atlet muda berbakat Kota Tasikmalaya itu. “Kami menyampaikan rasa belasungkawa, dunia olahraga Tasikmalaya kehilangan satu atlet muda berbakat. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Anton.

Informasi yang dihimpun, MRS merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Ojo dan Ratna. Dia merupakan anak laki-laki satu-satunya di keluarga pengusaha pakaian tersebut.

MRS sendiri diketahui sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Dia berhasil mendapatkan lisensi mengemudi kategori A, dari Polres Tasikmalaya Kota beberapa hari setelah usianya genap 17 tahun.