Markas Komando (Mako) Polres Tasikmalaya diselimuti suasana khidmat dan penuh kehangatan pada Rabu (7/1/2026) pagi. Dipimpin Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Sukmawijaya, seluruh jajaran personel berkumpul untuk menyambut nahkoda baru mereka, AKBP Wahyu Pristha Utama. Mantan Kasat Lantas Polrestabes Bandung itu resmi menjabat sebagai Kapolres Tasikmalaya.
Tradisi pedang pora dan pengalungan bunga menandai dimulainya babak baru kepemimpinan kepolisian di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Seni pertunjukan khas Sunda, seperti tarian Jaipong dan Kulengser, turut memeriahkan acara penyambutan.
Dalam keterangannya, Kompol Sukmawijaya menegaskan seluruh elemen Polres Tasikmalaya, mulai dari pejabat utama (PJU) hingga jajaran Kapolsek, siap memberikan dukungan penuh kepada pimpinan baru.
“Kami jajaran Polres Tasikmalaya siap mendukung penuh dan melaksanakan arahan Kapolres yang baru. Fokus utama kami tetap pada peningkatan kinerja, menjaga kamtibmas, serta memberikan pelayanan terbaik yang humanis kepada masyarakat,” ujar Kompol Sukmawijaya.
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama mengungkapkan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim yang solid dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Saya berharap kita dapat menjalin kerja sama yang kuat. Program-program yang sudah berjalan dengan baik akan kita lanjutkan dan tingkatkan demi mewujudkan Polres Tasikmalaya yang lebih profesional dan responsif. Rekan-rekan bantu kami menjaga kamtibmas di Tasikmalaya,” ungkap AKBP Wahyu.
Momentum serah terima jabatan ini juga menjadi ajang perpisahan bagi AKBP Haris Dinzah, yang kini mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Haris itu dikenal dekat dengan masyarakat.
Meski tidak banyak berkecimpung di media sosial, peran Haris dirasakan langsung oleh warga, khususnya masyarakat kurang mampu. Ia kerap memberikan bantuan, mulai dari sembako hingga rehabilitasi rumah, yang sebagian besar luput dari sorotan kamera.
“Meninggalkan Tasikmalaya adalah hal yang cukup berat bagi saya. Selama ini kita bekerja dengan semangat persahabatan dan kekeluargaan. Canda tawa, tangis, dan keringat menyertai tugas. Kita tahu Tasikmalaya pernah menghadapi ujian cukup berat saat harus melaksanakan PSU. Alhamdulillah, berkat kerja rekan-rekan anggota dan kedewasaan masyarakat dalam berpolitik, semua dapat dilalui dengan baik. Saya harus pindah dan mendapat tugas baru di Polda Jabar, ini adalah amanah yang harus dijalankan,” kata AKBP Haris Dinzah dengan nada haru.
Ia pun memohon doa restu dari para sesepuh, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota agar dapat menjalankan tugas barunya dengan lancar.
Dengan transisi kepemimpinan ini, publik berharap Polres Tasikmalaya semakin sigap menjaga kondusivitas wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya, tetap humanis dalam pelayanan, namun tegas dalam penegakan hukum.
