23 prajurit marinir jadi korban kedahsyatan longsor yang menerjang Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan ahli waris prajurit marinir yang gugur dalam menjalankan tugas itu akan menerima santunan.
“Kami sudah berkomitmen memberikan santunan Rp25 juta per orang ke ahli waris bagi mereka yang mengalami musibah, kematian, karena longsor atau gugur saat bertugas,” kata Dedi di lokasi longsor, Selasa (27/1/2026).
Selain 23 prajurit marinir yang kini masih dalam pencarian petugas gabungan sejak kejadian di hari Sabtu (24/1/2026), disusul oleh tewasnya dua personel polisi yang bertugas di Polsek Cisarua, Polres Cimahi karena kecelakaan lalu lintas di tengah tugas mereka dalam penanganan longsor.
Dua personel itu yakni Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery. Keduanya tertabrak truk TNI yang membawa logistik untuk pengungsi saat sedang bertugas.
“Ini juga termasuk pada dua anggota Bhabinkamtibmas yang gugur dalam melaksanakan tugas. Istri anaknya ditinggalkan oleh suami dan ayahnya,” kata Dedi.
Santunan Rp25 juta per kepala itu sudah diberikan terlebih dahulu kepada ahli waris keluarga yang anggota keluarganya meninggal dunia dan rumahnya rusak diterjang bencana
“Seluruh rumah di sini akan direlokasi, jangan di sini lagi. Kemudian bantuan nanti untuk setiap KK yang anggota keluarganya meninggal dunia kita siapkan Rp25 juta,” kata Dedi Mulyadi.







