Siapa yang tidak kenal Nike Ardilla? Sosok penyanyi ini begitu populer di era 90-an. Lagu-lagunya yang hit membuatnya dikenal luas oleh masyarakat.
Nike Ardilla menjadi ikon penyanyi Jabar pada masanya. Namun, kariernya harus terhenti di usia muda akibat kecelakaan tragis.
Warisan Nike Ardilla tidak hilang begitu saja, pihak keluarga memutuskan untuk mengumpulkan dan memajang koleksi barang milik sang diva.
Museum Nike Ardilla yang terletak di Kompleks Aria Graha, Jalan Aria Utama, Bandung ini merangkum seluruh barang milik mendiang, mulai dari busana, foto, kaset, hingga bagian pintu mobil yang menjadi saksi fisik tragedi kecelakaan tersebut.
Museum ini memajang berbagai pakaian yang pernah dikenakan Nike Ardilla, baik saat di panggung maupun ketika sesi pemotretan majalah. Artis yang dijuluki ‘Lady Rocker’ ini juga meraih banyak penghargaan.
Sebelum terjun ke dunia tarik suara, Nike merupakan finalis majalah Gadis Sampul. Majalah Gadis sendiri merupakan kiblat tren kecantikan pada era 90-an. Kehadiran Nike di majalah tersebut mengukuhkan posisinya sebagai ikon kecantikan dan musik pada masanya.
Selain busana, terdapat pula koleksi kaset lagu-lagu Nike Ardilla. Sepatu yang pernah ia kenakan juga menjadi koleksi utama di museum ini. Tidak hanya itu, salah satu lemari penuh dengan parfum yang menjadi ciri khas sang penyanyi.
Museum ini memberikan kesan mendalam bagi para penggemar, salah satunya Elsa. Ia menuturkan bahwa museum tersebut membangkitkan kenangan masa kejayaan Nike Ardilla.
“Lagu-lagu Nike Ardilla sangat bagus. Saya ke sini karena ingin tahu sejarahnya. Almarhumah adalah penyanyi yang sangat populer pada masanya, lagu-lagunya keren,” ujar Elsa.
Museum ini juga memberikan akses bagi pengunjung untuk melihat kamar pribadi Nike Ardilla. Kamar dengan gaya khas 90-an tersebut menyimpan cerita menarik, terutama kecintaan Nike terhadap Marilyn Monroe. Nike sangat mengidolakan sosok ikonik Hollywood tersebut. Di dalam kamarnya yang penuh nostalgia, terpajang banyak foto, majalah, hingga boneka Marilyn Monroe yang menjadi koleksi kesayangan Nike.
Nike Ardilla lahir pada 27 Desember 1975 dengan nama lengkap R Rara Nike Ratna Dilla. Kariernya melejit pesat di usia yang sangat muda. Melansir infohot, perjalanan hidupnya terhenti pada usia 19 tahun akibat kecelakaan tragis.
Pada pukul 06.15 WIB, mobil yang dikendarai Nike menabrak pagar beton bak sampah di Jalan Raden Eddy Martadinata, Bandung. Saat itu, ia berusaha menyalip kendaraan di depannya, namun muncul mobil lain dari arah berlawanan. Nike spontan membanting setir hingga menabrak beton dan pohon, yang membuatnya mengalami luka fatal.
Nike Ardilla sebagai ikon Jabar akan terus dikenang. Lagu-lagu hit seperti “Bintang Kehidupan”, “Seberkas Sinar”, hingga “Sandiwara Cinta” tetap abadi melintasi zaman, baik di telinga penggemar lama maupun baru. Kehadiran Museum Nike Ardilla menjadi ruang bagi publik untuk merawat ingatan terhadap sosok sang legenda.
Koleksi Museum Nike Ardilla
Karier dan Tragedi Nike Ardilla








