Pesona Bunga Pikok dengan View Gunung Ciremai di Saung Lumbung Kuningan baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Bagi pencinta bunga, Saung Lumbung Kuningan bisa menjadi pilihan destinasi menarik. Di sana, pengunjung tak hanya disuguhi hamparan kebun bunga yang luas, tetapi juga aneka sajian kuliner yang menggugah selera.

Menuju lokasi, pengunjung yang datang dari arah Jalan Raya Jalaksana akan melewati jalur menanjak di tengah permukiman penduduk. Selepas permukiman, hamparan perkebunan sayur dan kemegahan Gunung Ciremai yang diselimuti awan akan menyambut mata. Udara sejuk mulai menusuk kulit saat mendekati area saung yang terletak tepat di jantung perkebunan tersebut.

Di gerbang saung, deretan bendera poleng (hitam-putih kotak-kotak) pada tiang bambu cokelat memperkuat kesan asri. Tulisan “Saung Lumbung” dari susunan kayu estetik turut menyambut kedatangan pengunjung. Memasuki area utama, deretan topi petani tampak menghiasi atap saung. Di sini, pengunjung bisa langsung memesan makanan dan minuman.

Setelah memesan, pengunjung dapat menyusuri jalan setapak kayu untuk menuju area kebun bunga. Keindahan kebun langsung terpampang saat menyusuri jalan tersebut. Di sisi kiri dan kanan, tersedia tenda-tenda untuk bersantap sebelum akhirnya sampai di hamparan bunga pikok yang tengah bermekaran.

Pengunjung bebas menyusuri kebun bunga pikok sembari menikmati lanskap Gunung Ciremai. Tak sekadar berswafoto, pengunjung juga diperbolehkan memetik dan membeli bunga pikok segar langsung dari kebunnya. Bagi yang ingin bersantai tanpa berkeliling, tersedia area duduk yang menghadap langsung ke Gunung Ciremai. Dari sini, aktivitas petani yang tengah bercocok tanam menjadi pemandangan yang menenangkan.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Pengelola Saung Lumbung, Setiabudi, mengungkapkan destinasi ini sudah berdiri sejak tiga tahun lalu dengan luas kebun bunga mencapai 600 meter persegi. Menariknya, tidak ada tiket masuk khusus; pengunjung cukup memesan makanan atau minuman di saung.

“Sudah tiga tahun berjalan. Tidak ada tiket masuk, tinggal beli makanan dan minuman saja. Kami buka pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB, khusus hari Minggu tutup pukul 21.00 WIB,” ujar Setiabudi.

Athar (22), salah satu pengunjung, tampak menikmati suasana sore di sana. Udara sejuk dan pemandangan ciamik membuatnya betah berlama-lama. “Tempatnya sejuk, alami, dan nyaman. Apalagi letaknya di tengah perkebunan. Menu makanan dan minumannya juga menarik dengan harga terjangkau,” katanya.

Senada dengan Athar, pengunjung lainnya bernama Dini terlihat asyik berbincang di kedai yang menghadap Gunung Ciremai. Menurutnya, atmosfer Saung Lumbung sangat cocok untuk melepas penat di waktu luang.

Saung Lumbung berlokasi di Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Dari arah Kota Cirebon, arahkan kendaraan menuju Jalan Raya Cirebon-Kuningan. Setibanya di Jalan Raya Jalaksana, belok kanan ke Jalan Pejambon, lalu ikuti Jalan Kliwon hingga menemukan papan informasi Saung Lumbung di area perkebunan sayur.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi