Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap pola hidup sehat berbasis bahan alami, banyak tren yang mulai bermunculkan di media sosial, salah satunya adalah tren diet dengan kopi lemon. Muncul narasi bahwa minuman ini mampu membakar lemak, mengecilkan perut, hingga mempercepat proses diet dan menurunkan berat badan.
Klaim tersebut menyebar cepat lewat video singkat, unggahan influencer, hingga testimoni pribadi. Namun, benarkah minum kopi lemon efektif untuk menurunkan berat badan, atau sekadar tren yang dikemas menarik? berikut penjelasannya.
Kafein pada Kopi
Penelitian menunjukan bahwa kopi mengandung kafein yang merupakan senyawa stimulan. Kafein dapat meningkatkan laju metabolisme basal dan oksidasi lemak dalam jangka pendek. Artinya, tubuh membakar energi sedikit lebih cepat setelah konsumsi kafein.
Namun, efek ini bersifat sementara dan relatif kecil. Selain itu, tubuh dapat beradaptasi terhadap kafein, sehingga efek peningkatan metabolisme berkurang seiring waktu .
Vitamin C pada Lemon
Lemon kaya akan vitamin C dan senyawa antioksidan yang cukup berkaitan dengan efisiensi oksidasi lemak saat aktivitas fisik. Meski demikian, vitamin C tidak secara langsung menurunkan berat badan tanpa adanya aktivitas atau defisit energi. Dengan kata lain, lemon mendukung fungsi tubuh, tetapi bukan pemicu utama penurunan berat badan.
Sampai saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang secara spesifik membahas dan menunjukan bahwa kombinasi kopi dan lemon mampu menurunkan berat badan secara signifikan. Penurunan berat badan dapat terjadi ketika tubuh berada dalam kondisi defisit kalori, yakni jumlah energi yang masuk lebih kecil dibandingkan energi yang digunakan.
Minuman apa pun, termasuk kopi lemon, tidak dapat menggantikan prinsip dasar ini.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menegaskan bahwa penurunan berat badan yang sehat harus dilakukan melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur, bukan dengan minuman tertentu semata.
Meski belum ada bukti ilmiah sebagai minuman penurun berat badan, kopi lemon masih memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara wajar. Berikut adalah beberapa manfaatnya.
Antioksidan
Kombinasi anatara kopi dan lemon memiliki potensi mendukung kesehatan sel tubuh. Hal ini dapat terjadi karena kopi merupakan salah satu sumber antioksidan terbesar dan lemon berperan menambah kandungan flavonoid serta vitamin C yang dalat melawan radikal bebas.
Mendukung Sistem Imun
Kandungan Vitamin C pada lemon berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Dalam kondisi tertentu, konsumsi lemon dapat membantu memenuhi kebutuhan harian vitamin C, terutama bagi seseorang dengan asupan buah yang rendah.
Efek Psikologis dan Energi
Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan suasana hati. Bagi sebagian orang, minuman ini memberi dorongan energi yang membantu aktivitas harian, termasuk olahraga ringan.
Di balik manfaatnya, konsumsi kopi lemon juga memiliki potensi risiko, terutama jika diminum berlebihan.
Sifat asam dari lemon dapat memicu iritasi lambung, terutama pada seseorang yang memiliki riwayat maag atau gangguan asam lambung. Kafein dalam kopi juga dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memicu sensasi terbakar di dada.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kafein dapat memperburuk gejala dispepsia pada sebagian orang. Selain itu, konsumsi kafein berlebihan berisiko menyebabkan jantung berdebar, gangguan tidur, dan kecemasan.







