Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Warga yang tinggal di Perumahan Bumi Resik Panglayungan (BRP), Kota Tasikmalaya, digegerkan penemuan kantong plastik mencurigakan, pada Rabu (14/1/2026) malam.
Kantong plastik putih itu tergeletak di depan gerobak pinggir Jalan Cendramerta, RT 05/RW 13. Kejadian ini segera menimbulkan kecurigaan warga.
Berikut rincian fakta dalam penemuan tersebut:
Warga awalnya tidak menduga bungkusan itu berisi sesuatu yang ganjil. Nenah (57), seorang warga setempat, sempat menyangka plastik itu hanyalah sampah rumah tangga biasa yang dibuang sembarangan.
“Saya kira sampah, tapi kok ada darahnya. Terus saya bilang ke orang di warung, ini ada yang buang sampah di jalan,” kata Nenah.
Rasa penasaran Nenah memuncak saat kakinya tak sengaja menggeser kantong tersebut. Dari balik plastik tipis itu, merembes bercak darah segar. Kabar itu pun menyebar cepat dari mulut ke mulut. Namun, tak ada warga yang berani menyentuh bungkusan itu hingga waktu Isya tiba.
Saat kantong plastik dibuka, warga mendapati sesosok janin di dalamnya. Selain janin, warga juga menemukan sarung tangan, popok bayi, serta ari-ari. “Ada sarung tangan, Pampers, dan balinya juga di dalam,” ungkap Nenah.
Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Indihiang bersama tim Inafis dan Pamapta Polres Tasikmalaya Kota mendatangi lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi guna mengamankan area.
Hingga kini aparat masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Polisi mengevakuasi janin tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penentuan usia kandungan dan pendalaman guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajang Kurniawan membenarkan temuan janin tersebut. Menurut dia, upaya penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku pembuangan.
“Kejadian tadi malam di Perum BRP Cipedes, masih dilakukan penyelidikan. Untuk barang bukti sudah diamankan dan diteliti oleh tim Inafis,” kata Jajang.







