Keberanian Sugianto, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, tak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga mengangkat nama daerahnya hingga ke panggung internasional. Atas aksi heroiknya menyelamatkan korban kebakaran hutan di Korea Selatan, Sugianto mendapat apresiasi langsung dari Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Sugianto sebelumnya menerima penghargaan langsung dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, setelah tindakannya mengevakuasi warga lanjut usia saat kebakaran hutan besar melanda wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, pada Maret 2025 lalu. Api kala itu mengancam permukiman warga dan memicu kepanikan luas.
Dalam peristiwa tersebut, Sugianto yang berprofesi sebagai nelayan berada di sekitar lokasi bencana, sekaligus kawasan tempat tinggalnya. Di tengah situasi genting, ia melihat tujuh orang lanjut usia terjebak di dalam rumah yang nyaris dilalap api.
Tanpa berpikir panjang, Sugianto menerobos masuk ke rumah, membangunkan para lansia, lalu menggendong satu per satu mereka yang tidak mampu berjalan. Ia mengevakuasi para korban secara bergantian menuju pelabuhan yang dinilai lebih aman. Berkat keberaniannya, seluruh lansia tersebut berhasil diselamatkan.
Aksi tersebut menuai apresiasi luas, termasuk dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Dalam sambungan video call, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya.
“Ini luar biasa, sampai menjadi perhatian dunia. Membanggakan sekali,” ujar Lucky Hakim.
Menanggapi pujian tersebut, Sugianto menegaskan bahwa tindakannya murni lahir dari dorongan kemanusiaan. Ia mengaku bertindak spontan tanpa sedikit pun niat mencari perhatian atau popularitas.
Lucky Hakim pun menilai keberanian Sugianto sebagai bentuk pengorbanan yang tidak semua orang mampu lakukan. Menurutnya, di saat banyak orang memilih menjadi penonton, Sugianto justru mengambil risiko besar demi menyelamatkan nyawa sesama.
Tak hanya melalui sambungan video, Lucky Hakim juga menyambangi langsung kediaman keluarga Sugianto di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Kamis (8/1/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, Lucky menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Sugianto.
“Sertifikat ini kita berikan kepada masyarakat Sugianto atas dedikasinya menyelamatkan warga saat kebakaran di Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan,” ucap Lucky saat menyerahkan penghargaan yang diterima oleh istri Sugianto, Indah.
“Ini menginspirasi. Nyelametin orang dalam keadaan kebakaran, kan, hal yang harus kita hargai, instingnya nolong orang itu tinggi sekali,” sambungnya.
Sugianto hingga kini masih berada di Korea Selatan untuk menjalankan pekerjaannya sebagai PMI. Lucky Hakim berharap kisah heroik tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya warga Indramayu yang bekerja di luar negeri.
“Saya sebagai bupati turut bangga. Saya doakan semoga sekeluarga sukses semua, Allah balas dunia dan Allah balas di akhirat nanti ,” pungkasnya.







