Kondisi terkini di sepanjang Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Gedung Sate dan Kantor DPRD Jabar masih dipenuhi sisa-sisa unjuk rasa pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 09.50 WIB.
“Pantauan terkini petugas dari DLH Kota Bandung sedang membersihkan material terus di depan DPRD ada satu unit mobil yang terbakar dan sekitar 7 unit sepeda motor yang terbakar,” kata reporter infoJabar Wisma Putra.
Tembok cat kantor DPRD Jabar yang menjadi sasaran vandalisme pedemo juga, kembali dicat menjadi warna putih.
Sementara itu, pantauan di Persimpangan Jalan Dago-Cikapayang terpantau ada antrean kendaraan. Sebab, lampu merah yang berada di persimpangan rusak akibat dirusak massa.
Pantauan infoJabar, Sabtu (30/8/2025) pagi, TL di jalan tersebut rusak, saat ini petugas Dishub Kota Bandung sedang melakukan perbaikan.
Sementara itu, petugas Dishub, Satpol PP dan polisi melakukan pengamanan lalu lintas, karena jalan dibuka tutup sementara secara manual.
Tak hanya di titik itu, kerusakan juga terjadi di TL Dago-Sulanjana. Sama seperti di Dago Cikapayang, TL di jalan itu rusak sehingga lalu lintas dibuka tutup sementara.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya bersama dinas terkait langsung melakukan perbaikan.
“Perbaikan segera, selain perbaikan jalan, juga kita akan melakukan perbaikan semua traffic light yang mati dan dirusak agar bisa berfungsi kembali,” kata Farhan.
“Karena bagaimana pun juga itu menyangkut hajat hidup orang banyak,” tambahnya.
Farhan juga pastikan untuk distribusi sembako aman dan lancar.
“Terus saya sudah memastikan bahwa suplai bahan makanan pokok semuanya akan tersedia dan masih tersedia dengan sangat baik di semua outlet. Baik pasar tradisional maupun ritel modern. Jadi tidak ada kelangkaan suplai pangan. Ya saya mah sedih saja bahwa kota yang kita cintai dan kita jaga sama-sama ini mengalami kondisi seperti ini,” pungkasnya.